Archive

Archive for the ‘Motivasi’ Category

Pengen Liburan Kamu Nggak Monoton? Check This Out

21 December 2010 8 comments

Horee, nggak terasa satu semester sudah saya jadi seorang mahasiswa di perguruan tinggi. Meskipun agak kacau dan kurang berkembang di sana sini, tapi tampaknya semester pertama nggak bisa diabaikan begitu aja. Yap, semester satu adalah semester yang bisa dibilang sebagai semester adaptasi. Artinya, ini bisa dijadikan sebuah tonggak patokan, bagaimana kehidupan selama 7 semester ke depan (amiin) berlangsung. Jika adaptasi tak berjalan mulus, maka bisa jadi kehidupan 7 semester ke depan mandek tak berkembang lagi.

Liburan akhir semester satu buat para mahasiswa perguruan tinggi tahun pertama bisa jadi liburan resmi terlama yang dialami. Bayangkan saja. Mahasiswa TPB ITB punya waktu libur selama 1 bulan lebih satu minggu!! Lama sekali bukan? Memang sih buat temen temen yang pernah merasakan libur ramadhan semasa Abdurrahman Wahid menjabat sebagai Presiden, liburan kali ini masih kalah panjang, cuma bedanya waktu itu kan kita punya aktivitas ibadah yang rutin, bahkan mempunyai porsi lebih dibanding sebelumnya. Nah buat liburan kali ini kembali pada kita, sejauh mana kita memanfaatkannya buat hal hal yang berharga. see?

Berikut ini beberapa tips untuk memanfaatkan liburan anda agar liburan serasa menyenangkan dan bernilai lebih :

Read more…

Advertisements

Motivasi Amal Sholih

7 February 2010 Leave a comment

Coretan ini muncul ketika saya baru saja pulang dari sebuah TOT yang diselenggarakan oleh Salam Awal Al-Uswah. Saya tertarikuntuk menuangkan apa yang telah saya dapat tadi menjadi sebuah tulisan yang mungkin bisa dibaca oleh semua, dan semoga bermanfaat.
Dimulai ketika kita mengkaji salah satu surat dari maha karya-Nya yang maha dahsyat yang diturunkan untuk menjadi pegangan bagi seluruh ummat.
Surat Al-Ashr 1-3.
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Mungkin satu hal yang bisa kita petik di sana adalah pernyataan sumpah Allah terhadap suatu mahkluknya. Dalam ayat ini Alloh bersumpah terhadap waktu. Dalam Al-Qur’an Al-Kariem, kita banyak menemui hal seperti ini dimana Alloh SWT bersumpah terhadap makhluknya. Sebut aja Waddhuha, Wat-Tiini Wazzaytun, dan masih banyak hal lagi. Dan ketika Alloh sudah bersumpah demi nama sebuah makhluk, maka makhluk tersebut memilki kandungan yang amat strategis.
Dalam Surat Al-Ashr ayat pertama tadi, Alloh telah bersumpah atas nama waktu. Hal ini bisa disimpulkan bahwa waktu merupakan sesuatu yang sangat penting dan strategis. Ada suatu cerita dimana suatu saat Imam Ghozali memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya, “Menurut antum, apakah hal yang paling jauh dari kita?”. Murid-muridnya ada yang menjawab bulan, matahari, dan masih banyak lagi. Imam Ghozali tersenyum dan mengatakan itu semua tidak salah. Namun, hal yang paling jauh dari kita adalah masa lalu. Hal ini tentu memberikan suatu kesimpulan dimana waktu sangatlah berharga bagi kita. Kita tidak bisa mengulang waktu yang sudah berlalu, setidaknya untuk pengetahuan dan pemahaman kita untuk saat ini. Maka itu, waktu menjadi sangat penting dan harus dengan keras diperhatikan agar tak ada sesal di kemudian hari.
Forum ini dilanjutkan dengan ilmu bahwa kewajiban muslim terhadap dunia itu ada 3:

  1. Menglimu Islam
  2. Mengimani Islam
  3. Menasehati kebenaran dan kesabaran dan istiqomah dijalannya

Ketika kita menjalankan ketiga komponen tersebut secara lengkap dan kaffah, tentu tidak diragukan lagi kita akan menjadi pribadi yang sukses. Tak hanya di dunia namun juga Read more…

Categories: Motivasi

Pelajaran Hidup No.1

17 October 2009 Leave a comment

Akhir-akhir ini saya banyak mendapatkan sesuatu hal yang menurut saya sangat membuka mata saya lebar lebar. Entah darimana datangnya hal itu, yang pasti itu membuat saya sangat terbelalak. Alih-alih mendapatkan sesuatu yang menakjubkan, saya mendapatkan sesuatu yang sangat membuat saya turut prihatin. Hemm. rasanya beban di pundak ini semakin berat, seakan berjuta ton pemberat hinggap di pundak saya.
Yang jelas, dari hal-hal tersebut saya menarik kesimpulan bahwa meninggalkan sesuatu yang baik, entah itu yang menyenangkan ataupun menyedihkan merupakan hal yang sangat mudah. Yang saya maksud di sana adalah Read more…